ARUNIKA

Hallo...
Perkenalkan, Aku Andri, Aku adalah sesosok manusia yang masih belajar menjadi manusia yang berjenis kelamin laki-laki dan kehidupanku sangat rumit. Aku lahir disebuah Kota yang bersih, sejuk, indah, nyaman, tapi itu dulu. Aku juga merupakan seorang Musisi/Seniman gagal. :D
Kali ini Aku akan bercerita tentang kisah hidupku yang menyukai seorang wanita yang cukup rumit juga, dan wanita itu sering ku sebut Arunika.

Arunika, sebuah nama yang Aku sematkan untuk seseorang yang berhasil mengetuk pintu hatiku. Dia merupakan seorang Wanita berparas cantik yang mempunyai tinggi badan sekitar 163 cm dan memakai sepatu nomor 38, dia juga sesosok wanita yang sangat misterius, sangat sulit memahami cara berfikirnya, cara hidupnya yang lumayan rumit itu berhasil membuatku jatuh hati.
Dia anak sulung dari tiga bersaudara, kita sudah saling kenal cukup lama, namun sangat jarang sekali berkomunikasi bahkan untuk bertegur sapa pun sangat-sangat jarang. Tapi entah kenapa tiba-tiba saja aku bisa jatuh hati kepadanya, padahal dari awal bertemu tidak pernah ada ketertarikan dari diriku sama sekali. Jujur awal pertemuan kitapun terkesan sangat tidak baik, karena Aku merasa kesal akan sikapnya yang menurut aku sangat sombong pada saat itu.

Waktu berlalu setelah kejadian itu, kita beberapa kali bertemu dan sikapnya masih saja sama, tetap menyebalkan. Bahkan ketika kita saling berhadapan pun tak pernah ada senyum yang terlempar dari bibirnya apalagi untuk sekedar berkata "Hai", pada saat itu dia sedang studi di sebuah Universitas di Bandung, namun setiap seminggu sekali dia pulang ke Bogor.
Dia bukan asli orang Bogor, dia lahir dan besar disebuah Kota yang pernah menjadi Lumbung terbesar di Indonesia. Dia berpindah dari kota tersebut bersama keluarganya ketika masih SMP (kalau tidak salah). Aku lebih dahulu mengenal Orang Tua dan Adik bungsunya dibandingkan mengenal dia, mungkin karena dia tinggal di Bandung jadi kesempatan kita bertemupun sangat kecil.
Singkat cerita, kita sempat beberapa kali berjumpa di rumahnya tapi dia masih tetap sama, dingin, aneh, misterius, sampai Aku pernah berfikir "Apakah anak ini bisa berbicara?, apakah dia punya teman?, karena sikapnya yang seperti ini" dan bla... bla... bla... banyak sekali pertanyaan dikepala Aku saat itu.

Oh iya, kenapa Aku menyebut dirinya dengan sebutan Arunika?, ya selain untuk menyamarkan nama aslinya, Aku juga suka dengan kata Arunika itu karena memiliki makna yang indah yaitu 'Cahaya matahari pagi, atau cahaya matahari terbit' dan Arunika itu Bahasa Indonesia bukan bahasa lain. Selain Arunika juga terkadang Aku menyebut dirinya itu 'Bidadari di Kesunyian' terkadang 'Nymphetamine', nah untuk kedua kata tersebut Aku dapat dari sebuah judul lagu. Mungkin untuk kata Bidadari di Kesunyian sudah banyak yang tahu ya itu judul lagu dari Band apa?, iya... 'Ahmad Band.'
Untuk Nymphetamine sendiri itu Aku tahu dari judul lagu sebuah Band Black Metal asal Inggris yaitu 'Cradle of Filth', dan arti dari Nymphetamine itu sendiri menurut Urban Dictionary, Nymphetamine adalah penggabungan dari dua kata, yaitu Nhympette dan Amphetamine.
Sedangkan menurut wikipedia yang sedikit lebih mantap, dua kata itu adalah Nymphomania dan Amphetamine (sebagai informasi, wikipedia dapat kata-kata itu dari mulut Dani Filth – Vokalis Cradle of Filth langsung). Jika diterjemahkan secara bebas, Nymphetamine menggambarkan kondisi seseorang yang kecanduan berlebihan terhadap seorang wanita, melebihi kecanduan terhadap obat-obatan. Analogikanya seperti vampir yang kecanduan darah. Orang itu akan melakukan apa saja untuk mendapatkan kekasihnya, bahkan dengan cara yang kotor sekalipun dan berharap dapat selamanya bersama dengan wanita yang dipujanya itu. Dia akan melihat kekasihnya itu sebagai sosok perempuan yang sempurna, seperti Dewi Gelap dan memiliki kekuatan yang tinggi.
Mungkin ada yang bertanya kenapa Aku menyematkan nama-nama itu untuk mengganti atau menyamarkan nama aslinya? Jawabanku sih sederhana saja, karena Aku suka dengan kata-katanya dan menurutku cocok aja gitu disematkan buat dia.

Oke, kita kembali lagi ke jalur. Setelah sekian lama kita kenal dan masih tetap jarang bertemu apalagi berkomunikasi, tiba-tiba saja Aku mendapat info A1 dari Orang Tuanya bahwa dia akan melangsungkan lamaran, sontak Aku terkejut dong lalu muncul pertanyaan didalam kepalaku "Kok bisa orang seperti itu punya pacar?, gaya pacarannya gimana ya?, apakah yang diobrolkan saat pacaran?" dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan konyol dikepalaku saat itu.
Lalu Orang Tuanya berkata kepadaku bahwa mereka butuh bantuan dari Aku dan yang lain saat proses lamaran tersebut, dan Aku pun tidak berfikir lama untuk mengatakan siap pada saat itu karena ya memang kita sudah dekat dan selalu saling support dalam berbagai hal.
Hari demi hari berlalu, persiapan demi persiapan telah diselesaikan dan tibalah hari dimana dia dan pacarnya akan bertunangan. Saat itu waktu sudah mulai petang dan prosesi lamaran dilaksanakan setelah Shalat Isya, pada hari itulah Aku baru melihat wajah sumringah dan penuh senyum dari muka dia yang selama ini belum pernah aku lihat. Mungkin memang ini yang dia harapkan sejak lama, ada sesosok laki-laki yang dia cintai dan mencintai dirinya lalu mengikatnya dengan sebuah proses pertunangan.

Poses pertunanganpun berjalan lancar dan khidmat, dia terlihat sangat bahagia sekali pada hari itu. Tapi tiba-tiba saja dikepalaku muncul lagi pertanyaan yang semestinya tak keluar saat itu, yaitu "Dia kapan ya pacarannya?" sebab selama kita kenal tak sekalipun dia pernah membawa laki-laki ke rumahnya, atau hanya sekedar mengunggah foto berdua di media sosial miliknya.
Setelah proses pertunangan itu selesai, Aku pun kembali ke rumah karena memang jarak dari rumah dia dan aku tidak terlalu jauh. Semenjak saat itu pikiran-pikiran aneh dan unik dikepalaku tak pernah muncul mungkin karena tidak lagi memperdulikan lagi kehidupan dia yang aneh dan unik itu.
...Bersambung...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARUNIKA IV

ARUNIKA V